Kemenag Gandeng XL Membantu Pelajar Madrasah Belajar Jarak Jauh

Kemenag Gandeng XL Membantu Pelajar Madrasah Belajar Jarak Jauh

Kemenag Gandeng XL Membantu Pelajar Madrasah Belajar Jarak Jauh, bersama-sama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag), mengeluarkan program “Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh” yaitu program untuk peningkatan pendidikan beberapa pelajar madrasah.

Lewat program ini, ke-2 faksi memberi pertolongan fasilitas koneksi internet buat beberapa pelajar madrasah agar ikuti evaluasi jarak jauh selama saat pandemi. Penandatanganan nota kesepakatan untuk kerja sama ini berjalan di Jakarta, Senin (14/9).

Direktur Kurikulum, Fasilitas Prasarana, Kesiswaan serta Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama, Umar, ucapkan, faksinya benar-benar mengucapkan terima kasih pada XL Axiata atas perhatiannya pada siswa madrasah di semua Indonesia.

“Di saat waktu epidemic Covid-19 ini, beberapa anak kita memerlukan banyak suport terutamanya koneksi intenet supaya bisa ikuti PJJ secara baik. Mudah-mudahan kerja sama ini berguna untuk seluruh pihak, khususnya beberapa anak kita beberapa pelajar madrasah di semua Indonesia,” katanya dalam info resminya, Rabu (16/9).

Umar memberikan tambahan, faksinya mengharap program pertolongan yang diinisiasi bersama-sama XL Axiata dapat mencapai sampai lebih dari 74 ribu madrasah dengan 9,5 juta pelajar baik madrasah negeri atau swasta di semua Indonesia. Kecuali permasalahan berkaitan daya membeli pelajar atau orangtua mereka pada paket data, banyak antara madrasah itu ada di pelosok-pelosok wilayah yang susah memperoleh signal mobile serta internet. Kemenag Gandeng XL Membantu Pelajar Madrasah Belajar Jarak Jauh, Karena itu faksinya mengharap kerja sama dengan XL Axiata dapat menolong menangani masalah ini.

Disamping itu, Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto menjelaskan, sebelumnya setelah kerja sama juga dengan Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan RI, termasuk juga dengan Ditjen Dikti, sekarang faksinya memberikan dukungan Kemenag untuk pelaksana pendidikan madrasah.

“Kami masih persisten untuk selalu memberikan dukungan dunia pendidikan Indonesia, termasuk juga pendidikan madrasah. Ditambah lagi di waktu epidemi ini, dunia pendidikan terutamanya guru serta siswa benar-benar memerlukan fasilitas koneksi internet untuk lakukan PJJ,” jelas ia.

SIM Card Gratis Paket 30 GB

Menurut Feby Sallyanto lewat kerja sama ini, XL Axiata akan mengalirkan pertolongan berbentuk kartu SIM gratis pada beberapa pelajar madrasah. Semasing kartu SIM telah terisi paket 30GB yang dapat mereka gunakan semasa dua bulan. Proses pendistribusian pertolongan akan dilaksanakan dengan pembagian kartu SIM pada madrasah di semua Indonesia.

Paket itu dapat mereka pakai untuk akses aplikasi-aplikasi yang umum dipakai oleh guru untuk mengirim bahan pelajaran atau pekerjaan semasa PJJ, yakni Microsoft Tims, Zoom, Google Meet, Google Hangout, dan Google Classroom. Disamping itu, dengan paket gratis itu beberapa pelajar madrasah dapat juga menggunakannya untuk terhubung bahan simpatisan pelajaran yang berada di aplikasi e-learning madrasah, aplikasi Udemy, Ruangan Guru, Zenius, serta Sekolahmu.

“Beberapa langkah pastikan pengadaan jaringan data bermutu buat dunia pendidikan ini adalah sisi dari pengadaan jaringan bermutu yang XL Axiata usahakan untuk memberikan dukungan serta layani konsumen setia supaya masih produkti semasa epidemi walau harus kerja serta bersekolah dari rumah,” lanjut Feby Sallyanto.

Jaringan telekomunikasi serta data XL Axiata sekarang ini dibantu oleh keseluruhan lebih dari 139.000 BTS, termasuk juga lebih dari 49.000 BTS 4G. Service 4G sekarang sudah ada di 456 kota/kabupaten serta tetap akan makin bertambah bersamaan dengan pembangunan jaringan yang masih tetap bersambung. Disamping itu, XL Axiata terus meneruskan program fiberisasi pada jaringan data buat mengoptimalkan kualitas service data serta internet.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*